Terdapat 2 jenis E-R (Entity Relationship) :
1.
Entity Relationship Model
Digunakan
untuk menggambarkan data dalam bentuk entity, atribut dan relationship antar
entitas.
2.
Entity Relationship Diagram
Diagram
yg menggambarkan hubungan antar entitas. E-R jenis ini dapat mengekspresikan
struktur logis sebuah basis data dengan 2 sampel jelas.
Terdiri
dari 3 bentuk :
-
Persegi (entitas)
-
Bulat (atribut)
-
Belah Ketupat (hubungan)
ENTITAS
§
Objek yg ada dan dapat dibedakan dari objek
lainnya dalam dunia nyata.
§
Memiliki atribut yg dapat membedakan dirinya
dengan objek yg lain.
§
Contoh :
Manusia : Mahasiswa, pegawai, pasien dll
Kejadian : Kebakaran, jatuh dll
ENTITY – SET ENTITAS
§ Merupakan kumpulan dari entity sejenis.
§
Entity set dapat berupa :
Objek
secara fisik : Rumah, kendaraan dll
Objek
secara konsep : Pekerjaan, perusahaan
dll
ATTRIBUTE
§
Merupakan properti deskriptif yg dimiliki oleh
semua anggota dari set atribut.
§
Entitas dapat dibedakan dengan atribut.
§
Contoh :
Mahasiswa : Nama, no.hp
Pegawai : Jabatan
ATRIBUT CONT’D
Adalah suatu
atribut yg harus mempunyai kunci atribut yg unik (Primary key).
VALUE SET DARI ATRIBUT
Adalah kumpulan
nilai yg dapat dimasukan pada setiap atribut.
JENIS – JENIS ATRIBUT
1. Atribut Sederhana (Anomic attribute)
Terdiri
dari suatu computer tunggal dengan independen atau tidak bisa diuraikan lagi.
2.
Atribut Komposit (Composit attribute)
Terdiri
dari atribut sederhana.
3.
Atribut berharga tunggal (Single-value attribute)
Hanya
mempunyai satu nilai untuk suatu nilai entitas tertentu.
4.
Atribut berharga banyak (Multy-value attribute)
Terdiri
dari sekumpulan nilai untuk suatu nilai entitas tertentu.
5.
Atribut Deviratif
Adalah
atribut yang dapat dihasilkan dari atribut lain yg tidak berasal dari entitas.
RELATIONSHIP
Merupakan hubungan
antara satu / lebih entuty. Relationship dapat memiliki atribut, dimana terjadi
adanya transaksi yg menghasilkan suatu nilai tertentu.
CARDINALITY RATIO
a. Cardinality ratio one to one
Satu
entitas pada satu entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas B dan
juga sebaliknya. Contohnya seorang manager hanya memimpin satu departemen
b.
Cardinality ratio one to many
Satu
entitas A dihubungkan dengan sejumlah entitas B. Contohnya dengan bitu
banyaknya karyawan yg bekerja di satu departemen.
c.
Cardinality ratio many to many
Setiap
entity A dapat berhubungan dengan banyak entitas B.
DERAJAT RELATIONSHIP
§
Unary Degree (Hanya 1 entity yg terlibat)
§
Binary Degree (Menghubungkan 2 entity)
§
Temary Degree (Menghubungkan 3 entity)
TAHAP PEMBUATAN ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM
1. Mengidentifikasi dan menetapkan himpunan yg terlibat.
2.
Menentukan atribut dari entity.
3.
Menentukan atribut primary key dari entity.
4.
Menentukan relationship dari entity.
5.
Menentukan atribut – atribut dari setiap
relationship.
6.
Menentukan cardinality ratio.
7.
Menentukan participation constaint.
