Tips Menghilangkan Pesan Windows Is Not Genuine Di Windows 7

Minggu, 25 Desember 2011


genuine logoSebenarnya saya sudah lama sekali ingin share Tips Menghilangkan Pesan Windows Is Not Genuine Di Windows 7 ini, tapi bingung juga soalnya nggak ada komputer yang bersedia di jadikan korban. Sampai ada teman datang ke rumah katanya windows nya jadi aneh, pas saya lihat ternyata seperti yang di harapkan, windows nya terkena sidak dari microsoft (akhirnyaaa, senang di atas penderitaan orang lain,, haha).

Okeiii, langsung aja kita mulai Tips Menghilangkan Pesan Windows Is Not Genuine Di Windows 7 nya. Disini saya menggunakan tool yang bernama WGA Remover Chew v0.9.

Tampilan windows 7 yang terkena sidak bajakan microsoft (layar desktop menjadi hitam).
windows is not genuine
  1. Download tool WGA Remover Chew v0.9.
  2. Klik apply untuk memulai proses.
  3. wga remover
  4. Tunggu hingga keluar pesan instal sukses
  5. Restart (otomatis)
  6. Selesai
Hasilnya :
desktopBagaimana??? Semoga artikel ini membantu sobat blogger yang mengalami permasalahan seperti ini.

INFO : Untuk windows XP , silahkan klik disini.

Password : www.remo-xp.com
Download WGA Remover Chew v0.9 ||

Tambah kapasitas memori tanpa beli RAM



@nda sering menjalankan banyak aplikasi sesecara bersamaan ? Jika ya, hal tersebut dapat menyebabkan komputer menjadi kehabisan memory. kita sering mendapati komputer apabila kapasitas memory yang tersedia tinggal sedikit, hal ini sering disebut dengan Low Memory.


Menambah memory RAM pada komputer merupakan solusi yang baik tapi agak ribet selain harus membongkar CPU anda juga tentunya harus mengeluarkan biaya untuk membeli hardware tersebut.Nah pada kesempatan kali ini saya akan share  alternative lain yang dapat kita lakukan yaitu dengan membuat Virtual Memory.

Ini merupakan salah satu teknik dimana system operasi akan meng-alokasikan sebagian hardisk untuk menjadi memory tambahan pada komputer. alokasi dari sebagian isi hardisk tersebut dinamakan Paging File.


Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat Virtual Memory pada Komputer:
  • Klik Start --> pilih Control Panel --> pilih System, sampai muncul kotak dialog "System Properties"
  • Pilih Tab "Advance" kemudian pada box "Performance", klik setting ulang sampai muncul kotak dialog "Performance Options"
  • Kemudian pada box "Viritual Memory" yang akan kita buat, maka akan muncul daftar partisi hardisk pada komputer anda.
  • Kemudian pilihlah drive yang berbeda dengan lokasi drive system anda. Kemudian klik pada “Custom Size”.
  • Terus Isikan nilai pada Initial Size dan pada Maximum Size dalam MB. Sebagai catatan, untuk nilai Initial Size, kapasitas RAM dikali 1,5. Sedangkan untuk nilai Maximum size, kapasitas RAM dikalikan 3.
  • Pastikan masih ada free space pada hardisk untuk menampung pada Virtual Memory yang telah kita buat tersebut.
  • Klik OK dan selesai
  • Selamat mencoba dan smoga komputer anda dapat memberikan ferformance yang lebih baik dari sebelumnya setelah kita meng-edit Virtual Memory.

Cara “AMPUH” Menghapus File / Folder Yang Tidak Bisa Dihapus

Terkadang, pasti kita pernah mendapati bahwa suatu file / folder yang ingin kita hapus, tidak bisa dihapus secara manual.. Nah, di sini, akan saya paparkan penjelasan terperinci dan bagaimana untuk menghapusnya tanpa perlu menggunakan software external tambahan..
Pertama akan saya paparkan cara menghapus file / folder yang tidak bisa dihapus secara Detail dan Mudah ok…
Semua masalah tentang file / folder yang tidak bisa di-delete ini sebenarnya bermula dari satu kata.. “Handle”.. Karena Handle ini-lah, suatu file / folder tidak bisa di-delete..
Lalu? Apa sebenarnya Handle ini? Handle merupakan semacam interface yang ditambahkan/disisipkan kedalam suatu objek yang dapat bergerak, berubah ukurannya, ataupun fungsi lain yang terdapat dalam suatu objek. Dalam dunia programming, Handle merupakan semacam penunjuk/identifier (id) yang memberikan akses kepada objek tersebut.
Terlalu rumit, ya? Saya harap tidak.. Tapi, jika anda kurang mengerti, akan saya berikan penjelasan yang lebih simple.. Handle merupakan semacam jalan untuk mengakses suatu objek entah file, folder, atau yang lain..
Oke, dalam hal ini, file / folder yang ingin kita hapus telah di-handle oleh aplikasi lain. Kita tidak bisa memaksakan kehendak kita untuk menghapus suatu file / folder sementara aplikasi lain masih memiliki handle pada file / folder tersebut. Sama saja seperti misalnya teman anda meminjam handphone anda, lalu tiba-tiba anda teringat untuk menghubungi seseorang. Teman anda adalah komputer, dan handphone anda adalah file / folder yang ingin anda hapus. Tidak mungkin ‘kan anda langsung merebutnya begitu saja dari teman anda? Apa yang akan teman anda pikirkan? Situasi di sini mirip seperti keadaan kita, namun masalahnya, komputer tidak memiliki perasaan seperti teman anda. Jadi, ada cara untuk menghapus file / folder yang tidak bisa dihapus itu..


Ikuti langkah berikut..
  • Pertama, launch Task Manager, ada 3 cara, bisa anda pilih sesuka hati, pertama dari Run > ketik “taskmgr” tanpa tanda petik. Kedua, Tekan kombinasi Ctrl + Alt + Del, atau, yang Ketiga, Tekan kombinasi Ctrl + Shift + Esc.
  • Setelah Task Manager berhasil di launch, pilih [Tab] Processes, ini adalah [Tab] Kedua, setelah Applications. Klik [Tab] Processes ini, kemudian cari tulisan “explorer.exe” (besar kecilnya huruf tidak berpengaruh, sebab terkadang di sistem yang berbeda, besar kecil huruf juga berbeda, seperti EXPLORER.EXE, atau Explorer.Exe)
  • Setelah anda pilih/seleksi Explorer.exe, klik kanan, pilih End Process/End Process Tree, ataupun klik tombol End Process di bagian bawah, saat ada kotak konfirmasi yang keluar, tekan Yes.
  • Jangan Tutup Task Manager-nya! Oke, Semestinya, sekarang layar desktop dan taskbar sudah menghilang secara misterius, bukan? Jangan takut, ini bukan ulah Virus atau siapapun.. Ini adalah side effect jika anda meng-end process Explorer.exe. Tenang saja-lah, ini tidak apa-apa.
  • Anda belum menutup Task Managernya kan? Bagus kalau begitu, eh? Sudah ditutup? Hmm.. Munculkan saja lagi dengan cara tadi, lewat Ctrl + Alt + Del atau Ctrl + Shift + Esc. Oke, bila Task Manager sudah muncul, klik menu File, pilih “New Task (Run…)”
  • Di kotak baru yang terbuka, ketikkan “explorer” atau “explorer.exe” tanpa tanda petik, dan OK!
  • TARRAA….! Desktop dan Taskbar sudah muncul kembali.. Oke, sekarang coba delete lagi file / folder tadi, semestinya sudah bisa.
Side Note:
  • Cara ini takkan berhasil bila, Anda sedang menjalankan aplikasi yang menggunakan file / folder tersebut, Handle! Seperti penjelasan di atas. Contohnya, dalam folder MP3, ada sebuah file MP3 yang sedang anda putar dengan winamp atau Windows media player. Coba saja delete file MP3 yang sedang dimainkan atau delete Folder MP3 Tersebut. Dijamin akan keluar tulisan access denied seperti diatas. Silahkan tutup terlebih dulu aplikasi yang bersangkutan dengan file / folder tersebut.
  • Terkadang cara ini tak berhasil, cukup log off, atau, kalau perlu, restart.
  • Cara diatas bisa diaplikasikan juga bila Flash Disk anda tidak mau di safely-remove.. Jangan cabut paksa! Coba cara di atas, dan coba safely remove kembali..
  • “Gunakan Cara baru yang lebih ampuh lagi untuk menghapus file/folder yang anda inginkan Bila anda tetap tidak bisa menggunakan cara ini.. “

Cara Menghapus Virus Shortcut


 CARA I MENGHAPUS VIRUS SHORTCUT

Berikut 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut:

1. Nonaktifkan ‘System Restore’ untuk sementara selama proses pembersihan.
2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools ‘Ice Sword’. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon ‘Microsoft Visual Basic Project’ kemudian klik ‘Terminate Process’. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/
4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].
5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF –> INSTALL
[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi ‘Search’. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.
Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:
-. Icon ‘Microsoft Visual Basic Project’.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file ‘.EXE’ atau ‘.SCR’.
-. Type file ‘Application’ atau ‘Screen Saver’.
Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:
>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File ‘Shortcut’
>. Ukuran file 1 KB
Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).
7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.
Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].
8. Install security patch ‘Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046′. Silakan download security patch tersebut di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx
Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.
Original source: vaksin[dot]com & detikinet[dot]com

CARA II MENGHAPUS VIRUS SHORTCUT

Ciri-ciri virus shortcut :
Pertama-tama, setelah menginfeksi komputer, dia akan membuat file induk database.mdb di My Documents
Yang kedua adalah virus tersebut akan membuat file autorun.inf di setiap drive harddisk, flash disk, dan folder tanpa kecuali.
Yang ketiga adalah dia akan membuat file Thumb.db (hati-hati, perhatikan bahwa file ini tanpa huruf s sedangkan thumbnail cache yang asli di komputer memiliki tambahan huruf s alias thumbs.db) di setiap folder
Untuk memancing korban, dia akan membuat file Microsoft.lnk dan New Harry Potter and….lnk di setiap folder yang jika dieksekusi akan langsung mengaktifkan virus tersebut.
Seperti halnya virus-virus lokal lainnya, dia akan membuat duplikat setiap folder namun kali ini bukan dengan ekstensi .exe melainkan extensi .ink alias shortcut.
Pada task manager terdapat proses services wscript.exe yang sedang berjalan. Dalam kondisi normal, tidak ada proses seperti ini.
Langkah-langkah menghapus virus shortcut :
1. Matikan System Restore. Sejak dulu saya selalu mematikan system restore segera setelah proses instalasi windows. Untuk keperluan backup dan imaging system, saya lebih memilih menggunakan third party seperti acronis ataupun Norton Ghost (baca dan dowload : Norton Ghost 15.0.0.35659 (2010) Full Serial Crack)
2. Matikan proses virus wsrcipt.exe (C:\WINDOWS\System32\wscript.exe)
Bisa menggunakan Process Explorer atau misc. tool pada HijackThis (baca dan download : HijackThis 2.0.2 ).
3. Hapus file virus database.mdb di My Documents..
4. Hapus file duplikat virus..
Untuk proses penghapusan, anda bisa menggunakan fasilitas search pada Windows.. Pada “More advanced options”, pastikan option “Search system folders” dan “Search hidden files and folders” keduanya telah dicentang.
Search file dengan nama autorun.inf ukurannya 8 KB
Search file dengan nama Thumb.db ukurannya 8 KB
Search file dengan ekstensi .lnk.lnk ukurannya 1 KB
Hapus semua file yang ditemukan..
Untuk lebih memudahkan proses pencarian yang sekaligus menghapus file yang ditemukan, anda bisa menggunakan software UTool, sebuah freeware yang dapat anda download secara gratis. Program ini akan secara otomatis mencari dan kemudian menghapus file-file yang diinginkan (lihat gambar).
5. Hapus registry Autorun yang dibuat virus dengan menggunakan HijackThis..
Cari di bagian HKCU\..\Run: yang berhubungan dengan file database.mdb (pada gambar namun file database.mdb udah saya hapus)
regedit_run
Untuk lebih memantabkan proses pencegahan dan melindungi komputer kita dari serangan virus lokal yang sangat memusingkan ini, anda dapat melakukan hal-hal berikut:
1. Setelah proses instalasi windows, segera matikan system restore.
2. Install software third party misal Tweak UI atau Magic Tweak untuk mendisable autorun dan mencegah teraktivasinya file-file .inf. Mungkin pada Windows XP Professional, proses menon-aktifkan autorun bisa dilakukan dengan mudah, namun pada versi Win XP Home, anda memerlukan software ini. Tambahan informasi, program MagicTweak selain berfungsi menon-aktifkan autorn  dapat juga digunakan untuk mencegah dijalankannya file-file .inf File autorun.inf yang biasanya merupakan awal dari berjangkitnya virus akan secara otomatis diubah menjadi murni file txt alias notepad oleh program ini dan dia tidak lagi bisa dieksekusi. Ini sangat membantu jika memang secara tidak sengaja kita mengaktifkan atau mengeksekusi autorun.inf meski proses autorun sudah didisable untuk semua drive (termasuk flash disk).
3. Setelah semua proses instalasi windows, driver, program, dan lain-lain telah selesai, segera backup image system anda menggunakan software macam Acronis True Image atau Norton Ghost, sehingga jika nanti ada masalah yang tidak dapat anda selesaikan dengan mudah, anda dapat merestoreasi backup system tersebut.
4. Jika perlu, instal juga Deep Freeze apabila komputer anda digunakan oleh banyak orang, sehingga settingan komputer tidak akan berubah-ubah.
5. Update info: Ciri-ciri virus terdapatnya virus shortcut pada flashdisk dapat diketahui dengan perbedaan icon flashdisk tersebut yang biasanya berbentuk seperti icon drive menjadi berubah seperti icon folder. Jika menemui icon seperti ini, berarti dalam flashdisk tersebut terdapat virus. Gunakan explorer dan buka flashdisk lewat explorer (jangan klik 2x dari my computer) dan hapus file autorun dan file2 tersangka virus lainnya secara manual dengan menekan shift + DEL (supaya tidak tersangkut di recycle bin). Rata-rata virus lokal dapat dicegah dengan cara manual seperti ini asalkan OPSI DISABLE AUTORUN pada windows dan/atau MagicTweak telah diaktifkan, dan juga OPSI DISABLE .INF FILE pada MagicTweak telah diaktifkan.
Nah, itu mungkin sedikit tips cara menghapus virus shortcut dan smoga komputer kamu setelah hapus virus shortcut jadi bebas deh dari virus shortcut.

Cara Menonaktifkan Autorun.inf


Kita sering berpikir bahwa file autorun.inf adalah virus, padahal sebenarnya bukan. Autorun.inf adalah suatu sistem file yang digunakan oleh sistem operasi seperti Windows agar secara otomatis menjalankan program ketika removable media seperti CD-ROM, DVD-ROM atau USB Flash dimasukkan di komputer. untuk alasan kenyamanan fitur ini dirancang agar sebuah software yang dipasang pada sebuah disk dapat secara otomatis start saat disk dimasukkan.

Sayangnya autorun.inf ternyata menimbulkan masalah baru. fitur ini dimanfaatkan untuk penyebaran virus. keamanan pengguna pun terancam, mereka yang tidak berniat untuk menjalankan sebuah software terpaksa harus terbelalak dengan kondisi tak mampu berbuat apa-apa untuk menghentikan virus yang langsung berakasi, seperti dalam kasus beberapa virus, yang memanfaatkan fitur ini untuk menyebarkan. ini disebut Sebuah fitur Windows telah gagal ?

Me Non aktifkan AutoPlay bukan solusi karena ketika Anda membuka drive dari My Computer, Windows masih akan menjalankan instruksi yang ditemukan di autorun.inf.

Ada perbedaan antara Autoplay dan Autorun. Autoplay adalah ketika Anda memasukkan CD / DVD atau USB flash drive, Anda mendapatkan kotak dialog yang menanyakan apa yang ingin Anda lakukan Windows, sedangkan autorun akan langsung mengeksekusi perintah yang ada di file autorun.inf. dan ketika ini berjalan tidak ada sama sekali kesempatan bagi Anda untuk membatalkan autorun.

Cara menonaktifkan autorun.

Langkah 1 : Click Start->Run atau tekan tombol Window + R pada keyboard untuk menampilkan kotak dialog Run.

Langkah 2 : Ketik regedit lalu tekan Enter untuk menjalankan Registry Editor.

Langkah 3 : Pada kiri, panel klik ganda folder untuk memperluas dan pergi ke

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer

Langkah 4 : Pada panel sebelah kanan double klik NoDriveTypeAutoRun

Langkah 5 : Pada Value Data , ketik FF untuk Heksadesimal atau 255 untuk nilai desimal.

Langkah 6 : Tutup Registry Editor dan restart komputer.

Cara menonaktifkan autorun dengan Notepad :
Berikut ini adalah kunci registri yang bisa Anda gunakan untuk mem blok autorun.inf. Buka notepad atau teks editor lainnya, salin teks di bawah ini dan simpan sebagai NoAutoRun.reg. Pastikan save dengan ekstensi . Reg bukan. Txt.

REGEDIT4
[HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindows NTCurrentVersionIniFileMappingAutorun.inf]
@ = “@ SYS: DoesNotExist”

Jalankan file tersebut, klik Yes jika ada konfirmasi.
Masalah dengan hack ini adalah bahwa installer CD atau DVD tidak akan lagi berjalan secara otomatis, anda harus mencari file setup dengan manual. tapi saya pikir bukanlah masalah besar dibandingkan dengan jika terinfeksi oleh virus dan harus menghabiskan berjam-jam membersihkannya.

Cara Mengatasi "NOT RESPONDING" Pada Komputer



Saat kita membuka sebuah program tetapi tiba-tiba muncul peringatan NOT RESPONDING, mungkin Anda pernah mengalami hal seperti itu. Biasanya kalau mengalami hal tersebut yang kita lakukan adalah dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + Alt + Del untuk masuk ke Task Manager kemudian meng-End task program yang mengalami masalah (Not Responding).
Selain dengan cara menekan kombinasi tombol Ctrl+Alt+Del, ada cara lain mengatasi Not Responding pada Komputer yaitu dengan membuat shortcutnya pada desktop. Dengan demikian kita akan lebih mudah dan cepat meng-End Task suatu program yang mengalami masalah atau Not Responding. Caranya sangat mudah dan siapa saja pasti akan bisa melakukannya, dan berikut langkah-langkahnya :
  1. Klik kanan pada area kosong di desktop
  2. Lalu arahkan mouse ke New, pilih dan klik Shortcut


  3. Kemudian masukkan atau ketikkan tulisan berikut  taskkill.exe /f /fi “status eq not responding” ke kotak Type the location of the item, klik Next


  4. Kemudian beri nama pada kotak dialog Type a name or this shortcut misalnya End Task Manager atau yang sesuai selera Anda


  5. Klik Finish

Untuk menyempurnakannya dengan memberikan Icon yang sesuai, klik kanan Icon yang sudah terbentuk tadi, pilih Properties, Change Icon, pilih Icon yang sesuai dengan selera Anda.

Sekian dulu silahkan dicoba dan semoga Artikel Cara Mengatasi NOT RESPONDING Pada Komputer ini bermanfaat. Terimakasih.

Anti Crash Full Serial | Perbaiki crash error blue screen

 

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan share Cara mengatasi masalah crash, error, BSoD (Bluescreen) pada komputer dengan Anti Crash.

Anti-Crash memiliki teknologi yang unik, bernama AutoRepair. Dengan teknologi AutoRepair ini, dapat memindai dan memperbaiki semua masalah komputer Anda dengan satu klik, AutoRepair secara otomatis menentukan apa yang salah di komputer Anda dengan advanced Artificial Intelligence system, dan segera memperbaiki sistem anda.

Screenshot :

Menurut situs resminya, Anti-Crash dapat mencegah dan memperbaiki crash hingga 95,8% (crashes, errors, freezes dan blue screens). Ketika crash terjadi, maka Anti-Crash akan mencoba memperbaikinya secara otomatis.

Anti Crash Features :
  • Proteksi Total crashes and freezes
  • AutoRepair technology included
  • Files protected from corruption
  • Easy to use
  • Smart Software™
  • And much more
Download :

Kekuatan Indonesia vs Malaysia versi CIA

Berikut ini adalah peta kekuatan militer indonesia dan malaysia menurut CIA The World fact book, data ini sebagian besar didasarkan pada data yang diperoleh tahun 2010







Sejarah Susunan QWERTY

Jumat, 23 Desember 2011



 
Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868).

Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat. Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.

Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.

Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi QWERTY yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK. Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi “alternatif” di sekitar Tahun 1970.

Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY, dll.