Query Lanjutan

Rabu, 19 Desember 2012


SUBQUERY
Subquery adalah statement SELECT yang dilampirkan sebagai klausa dalam SQL Statement yang lain.
Untuk penulisan subquery pada SQL
(SELECT select_list FROM table);

PENGGUNAAN SUBQUERY
Subquery digunakan untuk menyelesaikan persoalan dimana terdapat suatu nilai yang tidak diketahui
Subquery Banyak Kolom
tiap baris dari main query dibandingkan dengan nilai dari subquery multiple-row dan multiple-column

Tipe Perbandingan Pada Subquery
- Perbandingan Berpasangan
- Perbandingan Tidak Berpasangan

PENGGUNAAN SUBQUERY DALAM KLAUSA FROM
Query semacam ini dikenal juga dengan istilah inline view, karena tidak membentuk object database.
contoh penggunaan query pada from
(SELECT department_id, REDS(salary) salavg FROM employees GROUP BY department_id)

EKSPRESI SCALAR SUBQUERY
Ekspresi scalar subquery adalah subquery yang mengembalikan hanya satu nilai kolom dari satu baris.
contoh penggunaannya dengan ekspresi Case
(SELECT department_id FROM departments WHERE location_id = 1800)

Contoh penggunaanya dengan klausa ORDER BY
(SELECT department_name FROM departments WHERE e.department_id = d.department_id);

KORELASI SUBQUERY
Korelasi SubQuery digunakan untuk pemrosesan baris per baris. Tiap-tiap subquery dijalankan sekali untuk setiap baris dari outer query.

Proses dari Korelasi
Mengambil baris dari outer query kemudian menjalankan inner query untuk quality / disquality baris kandidat selanjutnya menggunakan nilai dari inner querry quality/disquality baris kandidat dan kembali lagi ke awal.

Cara penulisan korelasi subquery
(SELECT column1, column2 FROM table2 WHERE expr1 = expr2);

PENGGUNAAN OPERATOR EXIST DAN NON EXIST
Operator EXISTS dan NOT EXIST digunakan untuk menguji keberadaan dari baris dalam himpunan hasil dari subquery.

PENGGUNAAN KLAUSA WITH
Dengan menggunakan klausa WITH, kita dapat menggunakan blok query yang sama dalam statement SELECT pada saat terjadi lebih dari sekali dalam complex query.

Dependency Dan Normalisasi

Senin, 26 November 2012


• Functional Dependency
Disebut juga dengan Ketergantungan Fungsional. Suatu atribut dikatakan Functionally Dependent jika menggunakan harga atribut untuk menentukan harga atribut yang lain.

Semisal
notasi : A => B
A dan B adalah atribut dari sebuah tabel. (Dibaca, A secara fungsional menentukan nilai pada B atau B bergantung pada A)

• Macam - Macam Dependency

Functional Dependency
  - Full Functional Dependency
  - Partially Dependency
  - Transitive Dependency

1. Full Dependency (Ketergantungan Penuh)

    Jika terdapatatribut A dan B suatu relasi, berarti :
  - B memiliki ketergantungan fungsional penuh terhadap A
  - B bukan memiliki dependensi terhadap A
2. Partially Dependency (Ketergantungan Parsial)
Dimana beberapa atribut dapat dihilangkan dari A dengan ketergantungan tetap dipertahankan.
3. Transitive Dependency (Ketergantungan Transitif)
Dimana kondisi A,B,C adalah atribut sebuah relasi A=>B dan B=>C .Maka C dikatakan sebagai transitive dependency terhadap A melalui B.
Jika C=>A asal melalui B


• NORMALISASI
Merupakan suatu proses pembentukan struktur basis data sehingga sebagian besar ambiguity bisa dihilangkan.

Alasan mengapa dilakukan normalisasi :
  - Optimalisasi struktur-struktur tabel
  - Meningkatkan kecepatan
  - Menghilangkan pemasukan data yang sama
  - Lebih efisien dalam penggunaan media penyimpanan
  - Mengurangi redundansi
  - Menghindari anomali (insertion anomalies, deletion anomalies, update anomalies)
  - Integritas data yang ditingkatkan

Bentuk normalisasi yang digunakan :
  - First normal form (INF)
  - Second normal form (2NF)
  - Third normal form (3NF)
  - Boyce-codd normal form (BCNF)
  - Four normal form (4NF)
  - Five normal form (5NF)

Langkah-Langkah Normalisasi :

a. 1NF - Bentuk Normal Pertama
Suatu keadaan yang membuat setiap perpotongan baris dan kolom dalam relasi hanya berisi satu nilai. Tidak diperbolehkan ada atribut yang bernilai banyak (Multivalued Attribut), dan attribut komposit atau kombinas keduanya.

b. 2NF - Bentuk Normal Kedua
Bentuk normal ini terpenuhi jika memenuhi bentuk 1NF, dan semua atribut selain primary key, secara utuh memiliki Functional Dependency pada Primary Key. Dan sebuah tabel tidak memenuhi 2NF, jika ada atribut yang ketergantungan hanya bersifat parsial dari primary key. Kemudian jika tidak memiliki ketergantungan pada primary key, maka atribut harus dipindah atau dihilangkan.

c. 3NF - Bentuk Normal Ketiga
Terpenuhi jika :
  - Telah memenuhi bentuk 2NF
  - Tidak ada atribut non prmary key yang memiliki ketergantungan pada atribut non primary key yang lainya   (ketergantungan transitif)

Bahasa Query

Senin, 19 November 2012


Merupakan bahasa yang meminta suatu perintah yang melibatkan, suatu data dari sebuah database.

JENIS SQL 
1. Interactive, langsung dapat dioperasikan
2. Embedded, disisipkan ke dalam sebuah program

PENGELOMPOKAN STATEMEN SQL
1. Data Definition Language (DDL)
CREATE DATABASE
CREATE TABEL
CREATE INDEX
CREATE VIEW
ALTER TABLE
DROP DATABASE
DROP TABEL
DROP INDEX
DROP VIEW

2. Data Manipulation Language
INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE

3. Data Access
GRANT , REVOKE

4. Data Integrity
RECOVER TABLE

5. Auxiliary
UNLOAD, LOAD, RENAME COLUMN

PEMBUATAN DATABASE/TABLE,INDEX DAN VIEW
1. Pembuatan Database
Nama Database adalah berasal dari nama organisasi atau perusahaan.
Sintaks :
CREATE DATABASE (nama_db)
Contoh :
Buat database dengan nama organisasi LIVERPOOL maka CREATE DATABASE LIVERPOOL

2. Pembuatan Tabel
Sintaks :
CREATE TABLE nama_table (nama_kolom1 jenis_kolom1,nama_kolom2,jenis_kolom2,….)
Contoh :
Struktur database sebagai berikut :
MHS (NIM char(8), NAMA char(25), ALAMAT char(30))
CREATE TABLE MHS (NIM char(8) not null, NAMA char(25) notnull,
ALAMAT char(30) notnull)

3. Pembuatan Index
Sintaks :
CREATE [UNIQUE] INDEX nama_index ON nama_table (nama_kolom) ;
Contoh :
Buat index data mahasiswa berdasarkan NIM dengan nama MHSIN Dimana NIM tidak boleh sama CREATE UNIQUE INDEX MHSIN ON MHS(NIM)

4. Pembuatan View
Sintaks :
CREATE VIEW nama_view[(nama_kolom1,….)] AS SELECT statement [WITH CHECK OPTION] ;
Contoh :
Buat view dengan nama MHSVIEW yang berisi CREATE VIEW MHSVIEW AS SELECT * FROM MHS

MENGHAPUS DATABASE, TABLE, INDEX DAN VIEW
Sintaks : DROP DATABASE nama_db ;
DROP TABLE nama_table ;
DROP INDEX nama_index ;
DROP VIEW nama_view ;
Contoh : Hapus table mhs DROP TABLE MHS

MERUBAH STRUKTUR TABEL
Sintaks : ALTER TABLE nama_table ADD (nama_kolom, jenis_kolom [BEFORE nama_kolom])MODIFY (nama_kolom, jenis kolom) DROP (nama_kolom jenis kolom)
Contoh :
1. Tambahkan kolom JKEL dengan panjang 1 char pada table MHS ALTER TABLE MHS ADD (JKEL char(1));
2. Ubah panjang kolom MTKULIAH menjadi 30 char ALTER TABLE MKUL MODIFY (MTKULIAH char(30));
3. Hapus kolom JKEL dari data table MHS ALTER TABEL MHS DROP (JKEL char(1)); DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML)

1. INSERT
Sintaks : INSERT INTO
Nama_table [(nama_kolom1,…)]
Contoh :
Masukan data matakuliah berkas akses dengan kode KK121 dan besarnya 2
INSERT INTO MKUL VALUES(“KK121”,”Berkas Akses”, 2);

2. UPDATE
Sintaks : UPDATE nama_table
SET nama_kolom = ekspresi
WHERE kondisi ;
Contoh :
Ubah alamat menjadi “Bogor” untuk mahasiswa
yang memiliki NIM “50096487”
UPDATE MHS
SET ALAMAT=”Bogor”
WHERE NIM=”50096487”;

Model Data Relational Lanjut

Senin, 05 November 2012


A. Varian Entitas :

  1. Entitas kuat adalah sebuah himpunan entitas yang dilibatkan dalam ERD dan tidak memiliki ketergantungan  terhadap himpunan entitas lain.
  2. Entitas lemah adalah suatu entity yang keberadaannya tergantung dari entity yang lain dan itdak memiliki atribute yang berfungsi sebagai key attribute.
Gambar :

B. Agregasi
Suatu gambaran himpunan relasi secara langsung yang menghubungkan sebuah himpunan entitas dengan sebuah himpunan relasi dalam ERD.

Gambar :
Tranformasi Model Data ke Basis Data Fisik
dengan beberapa ketentuan:
  • ERD dipepresentasikan menjadi sebuah basis data secara fisik.
  • Komponen ERD ditransformasikan menjadi tabel.
  • Atribute yang melekat pada tiap hipunan entitas dan relasi akan dinyatakan sebagai field dari tabel yang sesuai.
Gambar :
  1. Relasi 1-1 : menghubungkan 2 buah himpunan  entitas yang direpresentasikan dalam bentuk penambahan/penyertaan atribut relasi yang mewakili kedua entitas.
gambar :
       2.  Relasi 1-N : menghubungkan 2 buah himpunan entitas yang dereprentasikan dalam bentu pemberian atribut key dari himpunan entitas berderajat 1 ke tabel yangmewakili himpunan entitas berderajat N.
gambar:

       3. Relasi N-N : menghubungkan 2 buah himpunan entitas yang dibentuk dalam tabel khusus dan memiliki foreigh key dari himpunan entitas yang dihubungkan.
Gambar :

Implementasi Himpunan Entitas Lemah dan Sub Entitas
dalam hal ini sebuah himpunan entitas lemah dan sub entitas dalam diagram ER diimplementasikan kedalam sebuah tabel sebagaimana entitas kuat.
gambar :


Model Data Relational

Rabu, 03 Oktober 2012


        Model Data Relational adalah kumpulan tabel berdimensi dua dengan masing-masing relasi tersusun atas tuple (baris) dan atribut (kolom) pada suatu basis data.

RELATIONAL DATA MODEL TERMS
  1.  Relasi adalah tabel yang terdiri dari beberapa kolom dan beberapa baris.
  2. Attribute adalah kolom pada suatu relasi.
  3. Tuple adalah baris pada sebuah relasi atau kumpulan elemen-elemen yang     saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap.
  4. Domain adalah seluruh kemungkinan nilai yang dapat diberikan ke suatu attribut.
  5. Degree adalah jumlah attribut dalam suatu relasi.
  6. Cardinality adalah jumlah tuple dalam suatu relasi.

          Setiap relasi memiliki skema yang mendeskripsikan nama relasi dan atribut beserta tipenya.
Contoh:
Mahasiswa = (nim: string, nama_mhs: string).
Keterangan:
Mahasiswa adalah nama relasi.
nim dan nama_mhs adalah nama atribut.
String adalah tipe atribut.


MENDEFINISIKAN DOMAIN

   v  Memberi nama domain yang sesuai dengan nilai yang akan dimiliki domain tersebut.
   v  Menentukan tipe data dari nilai yang akan membentuk domain.
   v  Menentukan format dari domain.


RELATIONAL KEY
  • Candidate Key adalah atribut yang digunakan untuk membedakan antara satu baris dengan baris yang lain.
  • Primary Key adalah Candidate Key yang digunakan untuk mengidentifikasikan tuple yang unik pada suatu relasi.
  • Alternate Key adalah Candidate Key yang tidak menjadi Primary Key.
  • Foreign Key adalah atribut dlam suatu relasi yang merujuk ke Primary Key relasi lain.


BATASAN INTEGRITAS
  • Suatu batasan-batasan yang diberikan terhadap suatu relasi.
  • Ditetapkan ketika schema didefinisikan.
  • Dicek ketika relasi-relasi dimodifikasi atau dimanipulasi (penambahan, pengubahan, penghapusan dan pencarian/ menampilkan data).


RELATIONAL INTEGRITY RULES

      1.      Null
Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris (tuple) tersebut.
Nilai (konstanta) Null digunakan untuk menyatakn / mengisi atribut-atribut yang nilainya belum siap/tidak ada.
      2.      Entity Integrity
Tidak ada satu komponen Primary Key yang bernilai Null.
      3.      Referential Integrity
Garis yang menghubungkan antara satu tabel dengan tabel lain.

Entity - Relationship Diagram (ERD)

Rabu, 26 September 2012


Terdapat 2 jenis E-R (Entity Relationship) :
      1.      Entity Relationship Model
      Digunakan untuk menggambarkan data dalam bentuk entity, atribut dan relationship antar entitas.
      2.      Entity Relationship Diagram
     Diagram yg menggambarkan hubungan antar entitas. E-R jenis ini dapat mengekspresikan struktur logis    sebuah basis data dengan 2 sampel jelas.
Terdiri dari 3 bentuk :
-          Persegi (entitas)
-          Bulat (atribut)
-          Belah Ketupat (hubungan)


ENTITAS

  §  Objek yg ada dan dapat dibedakan dari objek lainnya dalam dunia nyata.
  §  Memiliki atribut yg dapat membedakan dirinya dengan objek yg lain.
  §  Contoh :
     Manusia           : Mahasiswa, pegawai, pasien dll
     Kejadian          : Kebakaran, jatuh dll


ENTITY – SET ENTITAS

  §  Merupakan kumpulan dari entity sejenis.
  §  Entity set dapat berupa :
     Objek secara fisik        : Rumah, kendaraan dll
     Objek secara konsep   : Pekerjaan, perusahaan dll


ATTRIBUTE

  §  Merupakan properti deskriptif yg dimiliki oleh semua anggota dari set atribut.
  §  Entitas dapat dibedakan dengan atribut.
  §  Contoh :
     Mahasiswa      : Nama, no.hp
     Pegawai           : Jabatan


ATRIBUT CONT’D
Adalah suatu atribut yg harus mempunyai kunci atribut yg unik (Primary key).


VALUE SET DARI ATRIBUT
Adalah kumpulan nilai yg dapat dimasukan pada setiap atribut.


JENIS – JENIS ATRIBUT
     
      1.      Atribut Sederhana (Anomic attribute)
      Terdiri dari suatu computer tunggal dengan independen atau tidak bisa diuraikan lagi.
      2.      Atribut Komposit (Composit attribute)
      Terdiri dari atribut sederhana.
      3.      Atribut berharga tunggal (Single-value attribute)
      Hanya mempunyai satu nilai untuk suatu nilai entitas tertentu.
      4.      Atribut berharga banyak (Multy-value attribute)
      Terdiri dari sekumpulan nilai untuk suatu nilai entitas tertentu.
      5.      Atribut Deviratif
      Adalah atribut yang dapat dihasilkan dari atribut lain yg tidak berasal dari entitas.



RELATIONSHIP

Merupakan hubungan antara satu / lebih entuty. Relationship dapat memiliki atribut, dimana terjadi adanya transaksi yg menghasilkan suatu nilai tertentu.


CARDINALITY RATIO
   
      a.       Cardinality ratio one to one
     Satu entitas pada satu entitas A berhubungan dengan paling banyak satu entitas B dan juga sebaliknya.  Contohnya seorang manager hanya memimpin satu departemen
      b.      Cardinality ratio one to many
     Satu entitas A dihubungkan dengan sejumlah entitas B. Contohnya dengan bitu banyaknya karyawan yg bekerja di satu departemen.
      c.       Cardinality ratio many to many
      Setiap entity A dapat berhubungan dengan banyak entitas B.


DERAJAT RELATIONSHIP

  §  Unary Degree (Hanya 1 entity yg terlibat)
  §  Binary Degree (Menghubungkan 2 entity)
  §  Temary Degree (Menghubungkan 3 entity)


TAHAP PEMBUATAN ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM
   
      1.      Mengidentifikasi dan menetapkan himpunan yg terlibat.
      2.      Menentukan atribut dari entity.
      3.      Menentukan atribut primary key dari entity.
      4.      Menentukan relationship dari entity.
      5.      Menentukan atribut – atribut dari setiap relationship.
      6.      Menentukan cardinality ratio.
      7.      Menentukan participation constaint.


Lingkungan Dasar Basis Data

Rabu, 19 September 2012


PENGERTIAN DATA DAN INFORMASI

  Data adalah kumpulan fakta berupa kata, angka atau gambar yang masih mentah dalam artian belum        mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan.
    Informasi adalah hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya.      
            Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.



OBJEKTIF BASIS DATA
  • Kecepatan dan kemudahan (speed)
  • Efisiensi ruang penyimpanan
  • Kebersamaan pemakaian (sharebility)
  • Menangani data dalam jumlah besar
  • Meniadakan duplikasi dan inkonsistensi data
  • Keamanan

LINGKUNGAN BASIS DATA
  1. Hardware
  2. Operating system
  3. Database
  4. DBMS
  5. User
  6. Application

DATABASE MANAGEMENT SYSTEM (DBMS)
        
        Ialah program komputer yang digunakan untuk memasukan, mengubah, menghapus, memanipulasi dan memperoleh data informasi dengan praktis dan efisien.


ARSITEKTUR BASIS DATA
  • Stand alone, DBMS, Basis Data, Aplikasi Basis Data ditempatkan pada komputer yang sama hanya bisa dipakai oleh satu pemakai.
  • Sistem Terpusat ditempatkan pada komputer yang sama dan dapat dipakai oleh lebih dari satu pengguna.
  • Sistem Client Server digunakan untuk mengatasi kelemahan pada sistem terpusat.

BAHASA BASIS DATA

            1.      Data Definition Language (DDL)
Merupakan skema basis data yang menggambarkan desain basis data secara keseluruhan . Bahasa ini dapat digunakan untuk membuat tabel baru, mengubah struktur tabel, membuat indeks,  menentukan struktur penyimpanan tabel dsb.
2.      Data Manipulation Language (DML)
Digunakan untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data.
Berupa:
·         Pengambilan informasi yg dalam basis data (select)
·         Penyisipan informasi baru ke basis data (insert)
·         Penghapusan informasi dari basis data (delete)
·         Modifikasi informasi dalam basis data (update)

Alasan Penggunaan Sistem Basis Data Beserta kelebihan dan Kekurangannya

Rabu, 12 September 2012


ALASAN PENGGUNAAN SISTEM BASIS DATA
Basis data (database) merupakan kumpulan dari berbagai data yang saling terhubung antara satu dengan yang lainnya. Database juga termasuk dalam salah satu komponen yg penting dalam sistem informasi karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna.  
Selain menyediakan informasi yg kita cari secara mudah dan cepat, penggunaan sistem basis data memungkinkan kita untuk menyimpan dan memanipulasi data serta menampilkan kembali data tsb dengan mudah. Kita juga dapat melakukan efisiensi ruang penyimpanan , menerapkan standarisasi, tingkat keamanan dan keakuratan data.

KELEBIHAN SISTEM BASIS DATA
  1. Mengontrol terjadinya kerangkapan data
  2. Terpeliharanya keselarasan data
  3. Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan
  4. Data dapat di gunakan secara bersama
  5. Dapat diterapkan standarisasi data
  6. Keamanan data lebih terjamin
  7. Dapat terpeliharanya integritas data
  8. Data independence ( kemandirian data)
  9. Menyediakan recovery
  10. Dapat digunakan untuk berbagai macam program aplikasi tanpa harus merubah format data yang sudah ada


KEKURANGAN SISTEM BASIS DATA
  1. Memerlukan tempat penyimpanan yang cukup besar
  2. Memerlukan user yang terampil dalam pengolahan data
  3. Harga perangkat lunaknya relative agak mahal
  4. Membutuhkan keahlian untuk mengatasi masalah – masalah yang lebih kompleks

Microsoft Mathematics 4.0

Jumat, 06 Januari 2012





Microsoft Mathematics 4.0 adalah sebuah software freeware dari Microsoft dimana mempunyai fungsi sebagai alat hitung tentunya. Tidak seperti kalkulator biasa, Microsoft Mathematics 4.0 ini sangat lengkap dan cocok untuk anak sekolah sampai pebisnis. Fiturnya cukup lengkap mulai dari Trigonometri, Integral, Turunan, Limit Fungsi, Eksponen, Logaritma, Matriks, dan masih banyak lagi. Jadi bagi yang kesulitan menghitung, mungkin Microsoft Math 4.0 ini patut anda coba.
Screenshot :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqk04a7O9K9Sv5mqdhyphenhyphenXm25KxorC5YH8cBXYS-HuMrkKxumCs48ns47WsKgUHXBVqQF7ebpQgY2f22dCRxv0b-tqhryMUlthIoNxGDBMgw2OE59aZqH2ljxWq1gKUEsaZkinK4HhjHS_E/s1600/matematik.png
Yang mau mencoba, silahkan download. Gratis ko. Hehehe.
Nah, kalo link diatas tidak bekerja anda bisa pergi ke halaman microsoft langsung dibawah ini.
  • Processor 500 Mhz (Minimum), Processor 1Ghz (Recomended) or Higher
  • 256 MB of RAM (Minimum), 512 MB (Recomended), or Higher
  • Display Resolution 800 x 600 (Minimum) or 1024 x 768 (Recomended)
  • All Windows Supported
  • Video Card 64 MB
  • Disk Space 65 MB
  • Net FrameWork 3.5 Service Pack 1

    Untuk NetFrameWork, untuk Windows XP dan dibawahnya, NetFramework 3.5 SP1 wajib terinstall terlebih dahulu. Sedangkan untuk Vista atau 7, coba Install tanpa NetFrameWork 3.5 SP1, jika tidak bisa berarti juga membutuhkan. Hehe)

    Download : NetFramework 3.5 SP1 Full (Offline Installer) - (232 MB)


Penurun Demam Pada Komputer

 Bukan manusia saja yang bisa sakit demam, komputer juga bisa juga sakit demam. Demam disini maksudnya komputer kita kepanansan. Semakin panas komputer kita, maka performance komputernya akan semakin turun. Hingga membuat komputer terasa sangat lelet. Kepanasan biasa terjadi pada Laptop dan Notebook. Kalau PC dekstop, kipas yang ada pasti sudah bisa menghadapi panas tersebut. Lain dengan Laptop dan Notebook yang mempunyai kipas kecil.

Untuk itu, saya bagikan software yang bisa mengurangi panas komputer. Yaitu SpeedFan. Cara kerjanya adalah meningkatkan putaran kipas sehingga angin yang dihasilkan lebih tinggi daripada biasanya. Tentunya, panas komputer akan berkurang dengan signifikan. 
 
Screenshot :
 
 
Cara penggunaannya :
  • Install SpeedFannya
  • Lalu, jalankan SpeedFannya
  • Nah, setelah keluar jendela SpeedFan, beri tanda centang pada Automatic fan speed seperti gambar diatas. Gunanya agar SpeedFan mengatur dengan sendiri seberapa besar putaran kipas yang akan dihasilkan agar panas komputer turun
  • Kamu juga bisa klik Configure untuk mengatur setting lainnya.
Download  SpeedFan

Merubah Dekstop Windows 7 seperti Windows 8

 
Jika kemarin saya share cara menbuat hompage mozilla firefox seperti tampilan windows 8, sekarang giliran dekstop kita yang dirubah menjadi seperti windows 8. Anda yang mungkin sudah bosan dengan tapilan dekstop windows 7 yang hanya begitu2 saja mungkin bisa mencoba software ini. Tidak seperti desktop Windows 7 atau  OS lainnya, desktop Windows 8 tapilannya cukup menarik seperti susunan kotak2 yang fungsinya menggantikan Start Menu Windows dengan tampilan. Tidak hanya itu tapi juga dapat berfungsi layaknya sidebar.

Screenshot :

Untuk mendapatkan UI Metro baru ini sangat mudah jika Anda mengikuti langkah-langkah yang diberikan di bawah ini :
  1. Download dan install dulu Ranimeter. Untuk download Rainmeter Klik Disini.
  2. Setelah proses install selesai, pasang skin Rainmeter. Untuk download skin Rainmeter Klik Disini.
  3. Selanjutnya ekstrak file skin Rainmeter. Klik 2 kali pada Omnimo.rmskin untuk menginstall skin raninmeter.
  4. Setelah proses instal skin  selesai, anda dapat mengatur tampilan sesuai dengan keinginan anda.
Semoga artikel diatas bermanfaat bagi anda semua dan jangan lupa bergabung bersama kawan-kawan ST Lovers. Jika anda menyukai artikel-artikel dari kami dan ingin berlangganan melalui email jangan lupa untuk memasukan email address anda di form "Langganan". Bila ada kritik, saran, tanggapan ataupun pertanyaan silakan isi pada form komentar di bawah dan kami akan berusaha untuk menjawab secepatnya. Terimakasih.

Selamat Mencoba ,,


Aplikasi Buat Nelpon Via LAN/WiFi

Pada kesempatan kali ini saya akan share Aplikasi Buat Nelpon Via LAN/WiFi. Nama aplikasinya adalah Intercom Lanic. Aplikasi ini ini merupakan aplikasi yang memungkinakan kita untuk berkomunikasi antar pengguna dalam satu suatu jaringan layaknya kita berbicara menggunakan telpon atau perangkat intercom lainnya. Mungkin bedanya disini kita menggunakan IP untuk terhubung dengan pengguna lainnya. Cekidot...
 
Screenshot :
Intercom kepanjangan dari intercommunication device atau peralatan komunikasi internal. Interkom merupakan sebuah sistem komunikasi elektronik yang ditujukan untuk pembicaraan, pengumuman, atau proses komunikasi yang terbatas. Interkom sering disebut juga interphone atau intertelepon. Interkom tersambung melalui kabel yang disebut kabel Beudrat. Kabel ini berfungsi untuk menyalurkan suara dari pesawat interkom yang satu ke pesawat interkom lainnya.
 
Untuk komunikasinya, di Lanic ini ada 2 metode, yaitu Full Duplex dan Half Duplex. Full duplex memungkinkan pengguna untuk ng0brol layaknya telepon, sedangkan half duplex layaknya walkie talkie, ada speak ada listen.
 
Download :

Microsoft Office 2010 Professional + Serial and Activator

Adakah yang tidak kenal dengan software office yang satu ini?? hohoho. Sesuatu yang ga mungkin banget yaa di PC/Laptop temen-temen ngga ada Microsoft Office nya. Tapi ST kali ini nge-share yang versi 2010 nya.. pasti sebagian temen-temen udah pada punya ya? Yaa buat yang belum punya mari dipakai Microsoft Office 2010 Professional Plus ini..
Didalamnya ada beberapa software tambahan dibanding yang versi 2007 silam, dan yang jelas tampilannya juga lebih keren dibanding versi-versi sebelumnya. Didalamnya udah nyertain Serial Key sama Aktivatornya, tinggal dibaca aja petunjuknya, dijamin
berhasil deh.. hohohoho


Screeshoot Ms Office 2010 :


Microsoft Office Word 2010
Microsoft Office Excel 2010



Ini semua program Microsoft Office 2010 Professional Plus, klik dibawah ini..

Microsoft Office 2010 Professional Plus

Component Requirement
Computer and processor 500-megahertz (MHz) processor or higher
Memory 256 megabytes (MB) of RAM or higher
Hard disk 3 gigabytes (GB); a portion of this disk space will be freed after installation if the original download package is removed from the hard disk.
Display 1024 × 768 or higher-resolution monitor; 1024 × 576 or higher for Excel 2010, OneNote 2010, Outlook 2010, PowerPoint 2010, and Word 2010
Operating system Windows XP with Service Pack (SP) 3 (32-bit), Windows Vista with SP1 (32-bit or 64-bit), Windows Server 2003 R2 (32-bit or 64-bit) with MSXML 6.0 installed, Windows Server 2008 with SP2 (32-bit or 64-bit), Windows 7 (32-bit or 64-bit). Terminal Server and Windows on Windows (WOW) (which allows installing 32-bit versions of Office 2010 on 64-bit operating systems) are supported.


Download :

Installer +  Activator :
Download Microsoft Office 2010 Professional Plus + Serial and Activator Part 1 Via Mediafire (200 MB)
Download Microsoft Office 2010 Professional Plus + Serial and Activator Part 2 Via Mediafire (200 MB)
Download Microsoft Office 2010 Professional Plus + Serial and Activator Part 3 Via Mediafire (200 MB)
Download Microsoft Office 2010 Professional Plus + Serial and Activator Part 4 Via Mediafire (66 MB)
Password Mediafire : suryaTech

Aktivator Only :
Download Activator Microsoft Office 2010 Professional Plus Via Mediafire (15 MB) 
Password Mediafire : dhizka

Nonton TV Online

Mau nonton TV??   klik  NYOBA AKH